HomeBeritaFirman Soebagyo Apresiasi Murid SD Islam Al Azhar Belajar Pendidikan Politik ke DPR RI

Firman Soebagyo Apresiasi Murid SD Islam Al Azhar Belajar Pendidikan Politik ke DPR RI

20160425_112451-640x384

Jakarta – Sejumlah Anggota DPR RI yakni Firman Soebagyo (Wakil Ketua Baleg), Mukhamad Misbakhun (Anggota Komisi II) dan Syaifuddin Sudding (Anggota Komisi III) menerima murid sekolah dasar (SD) Islam Al Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (25/04/2016) tadi.

Sebagai informasi, kegiatan tersebut dalam rangka studi praktik dari kurikulum SD Islam Al Azhar agar siswa lebih memahami pelajaran dalam kelas. Ketiga anggota DPR itu hadir pula para istri mereka untuk mendampingi anak yang sedang belajar di SD Islam Al Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Firman Soebagyo menyampaikan kepada anak sekolah tersebut bahwa fungsi lembaga legislatif di Indonesia ada tiga, yakni fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.

Anggota DPR RI Berfoto dengan Murid SD Islam Al Azhar berserta orangtua murid

“Anak-anak kita ini perlu juga tahu dan memahami bahwa gedung parlemen luasnyaluasnya menjadi 60 ha, dengan luas bangunan sekitar 80.000 m2 dan anggotanya ada 560 orang dengan menjabat selama 5 tahun,” kata Firman di Operation Room, Nusantara Utama, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (25/04).

“Fungsi legislasi membuat undang-undang yang disebut legislasi. Fungsi anggaran, untuk membuat anggaran dan fungsi pengawasan untuk mengawasi pelaksaanan pemerintah di seluruh Indonesia, dari pusat hingga daerah,” sambung Ketum IKKP Pati ini didengarkan siswi kelas 4 itu, antusias.

Menurut Sekjen Depinas Soksi ini, membuat UU yang dibahas dengan presiden untuk mendapat persetujuan bersama. Sedangkan anggaran yang menetapkan melalui Anggarap Pendapatan Negara APBN bersama presiden dengan pertimbangan DPD RI.

Orangtua dan murid SD Islam Al Azhar saat mendengarkan sambutan Wakil Ketua Baleg DPR RI Firman Soebagyo

“Sedangkan fungsi pengawasan, melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan UU, APBN serta kebijakan pemerintah. Selain itu, semua anggota bisa menyampaikan aspirasi di luar dapilnya jika menemukan sesuatu kebijakan pemerintah itu diluar aturan yang ada,” jelas Anggota Komisi IV ini.

Usai pertemuan tersebut, Firman mengungkapkan perlunya sekolah dan pemerintah memberikan pendidikan politik kepada anak murid sejak dini. Dengan pendidikan politik yang baik, mereka tidak antipati terhadap lembaga negara seperti DPR RI.

“Anak-anak sejak usai muda perlu diberi pemahaman apa saja fungsi dan tugas para anggota DPR, jangan hanya mereka mendapatkan informasi dari media terkait apa saja yang dikerjakan anggota dewan,” pungkas politisi asal Dapil III Jawa Tengah ini.

Sumber: LINTASPARLEMEN

Previous post
M. Lutfi Pimpin Komisi VIII DPR Serap Masukan BPBD NTB
Next post
Mujib Rohmat Ingatkan Waspadai Modus Penjualan Pulau

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *